Pujangga
Secarik kertas yang putih dan bersih ketika sebelum terdapat sebuah tulisan untuk mengotorinya.
Kertas yang perlahan-lahan diisi dengan sebuah kata-kata.
Kata-kata yang memiliki makna sangat berharga bagi sang pujangga.
Di sebuah kertas ini sang pujangga menulis apa yang ada di dalam hatinya, apa yang selalu dia pendam sendiri.
Karena dia hanya punya memiliki kertas dan pena sebagai teman mengobrol.
Sang pujangga tengah memikirkan sebuah kalimat yang akan dia tulis.
Dia berpikir dengan lumayan keras kata-kata yang akan dituangkan agar perasaannya dapat tersampaikan dan membuat hatinya sedikit lega.
"Aku ingin berlari dan berteriak." Itulah yang dia pikirkan dan ingin melakukannya.
Ingin berlari dan berteriak tanpa seorang pun yang mengenalinya.
Apakah keinginannya terlalu sulit untuk dikabulkan?
"Kenapa aku memikirkan sebuah adegan yang menyedihkan ketika mencoba menulis tulisan ini." Ucap sang pujangga di dalam hati.
Komentar
Posting Komentar